MAKALAH
" Siklus Pengeluaran Pembelian Dan Pengeluaran kas "
KATA PENGANTAR
Syukur alhamdulillah penulis panjatkan puja dan puji
syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya
kepada penulis sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Siklus Pengeluaran Pembelian Dan
Pengeluaran Kas ”. Makalah ini disusun untuk memenuhi
tugas mata kuliah Fakultas Ekonomi Universitas Islam Madura.
Penulis
menyadari bahwa keberhasilan penulisan makalah ini tidak terlepas dari bantan
semua pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan
terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah
ini.
Dalam
penulisan makalah ini penulis juga
menyadari bahwa terdapat banyak kekurangan. Untuk itu saran dan kritik yang
membangun sangat penulis harapkan dari pembaca agar kami dapat memberikan yang lebih baik untuk yang
selanjutnya. Semoga laporan ini dapat memberi manfaat yang berkelanjutan bagi
pembaca ataupun penulis. Amien ...
Pamekasan,
06 Oktober 2013
Penulis
Daftar Isi
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan
Bab II Pembahasan
2.1 Aktivitas Bisnis Siklus Pengeluaran
2.2 Sistem Pemrosesan Pembelian
2.3 Tujuan Pengendalian, Ancaman, Dan Prosedur
2.4 Fungsi-Fungsi
Terkait Dalam Transaksi Siklus Pengeluaran
2.5 Ancaman Dan Pengendalian Dalam Siklus
Pengeluaran
Bab III Penutup
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
Daftar Pustaka
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Penggunaan
pengetahuan tentang bisnis dan industri klien untuk membahas materialitas,
menilai risiko inheren, melaksanakan prosedur analitis, dan menilai risiko
prosedur analitis untuk siklus pengeluaran.
Pemahaman
aspek-aspek pengendalian internal dan penilaian risiko pengendalian untuk
siklus pengeluaran. Penekanan dalam bagian ini akan ditujukan pada pengendalian
manajemen dan pengendalian terprogram. Perancangan pengujian substantif rincian
yang tepat untuk hutang usaha.
1.2. Rumusan Masalah
Bagaimana Siklus
Pengeluaran Pembelian Dan Pengeluaran Kas yang adala dalam proses SIA?
1.3. Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui aktivitas yang
terjadi didalam Siklus Pengeluaran Pembelian Dan Pengeluaran Kas
BAB II
PEMBAHASAN
Siklus pengeluaran (SIA) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait
yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa
Tujuan utama siklus
pengeluaran adalah untuk meminimalkan biaya total memperoleh dan memelihara
persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang dibutuhkan organisasi untuk
berfungsi.
2.1
Aktivitas Bisnis Siklus
Pengeluaran
Job Description Siklus Pengeluaran Kas :
a)
Pemasok
·
Memberikan
daftar barang beserta harga kepada bagian pembelian.
·
Menyediakan
barang yang diminta oleh perusahaan.
b)
Bagian Gudang
·
Mengecek
barang yang telah habis di gudang
·
Membuat
daftar barang yang telah habis di gudang untuk dilaporkan.
c)
Bagian Kas
·
Mengeluarkan
sejumlah uang untuk keperluan atau kebutuhan perusahaan
d)
Bagian Pembukuan
·
Membuat
laporan keuangan atas dasar pengeluaran kas yang telah dikeluarkan oleh
perusahaan
Tiga aktivitas
bisnis dalam siklus pengeluaran :
a) Memesan barang, Perlengkapan,
Dan Layanan
a. permintaan pembelian
b. membuat pesanan pembelian
c. meningkatkan efisiensi dan efektivitas
b. membuat pesanan pembelian
c. meningkatkan efisiensi dan efektivitas
b) Menerima Dan Menyimpan Barang,
Perlengkapan Dan Layanan
Bagian penerimaan mempunyai dua tanggung
jawab utama:
Æ Memutuskan
apakah menerima pengiriman
Æ Memeriksa
jumlah dan kualitas barang
c) Membayar Barang, Perlengkapan
Dan Layanan
a.
Menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk dibayar
Bagian-bagian yang terkait dalam
siklus pengeluaran kas adalah :
1. Kasir
2. Gudang
3. Pemasok
4. Pimpinan
Data-data yang dibutuhkan dan
dihasilkan dari siklus pengeluaran kas :
1. Nota Pembayaran
2. Surat Pengajuan Kredit
3. Data Barang yang diretur
2.2
Sistem Pemprosesan Pembelian
Langkah –langkah sistem pemrosesan pembelian adalah:
a)
Mengetahui kebutuhan untuk mengisi kembali stok
persediaan melalui pengamatan terhadap catatan persediaan
b)
Proses pembelian menentukan kuantitas pesanan,
memilih pemasok, dan menyiapkan pesanan pembelian.
c)
Setelah satu periode waktu, perusahaan menerima
item-item persediaan dari pemasok dan diperiksa untuk kualitas dan kuantitasnya
dan dikirimkan ke toko ataupun gudang
d)
Informasi menerima bukti penerimaan persediaan
digunakan untuk meng-update catatan persediaan
e)
Proses Utang dagang menerima faktur dari pemasok. UD
merekonsiliasi dengan informasi transaksi dan catatan kewajiban tertentu untuk
membayar di waktu tertentu di masa akan datang.
f)
Buku besar menerima rangkuman informasi dari utang dagang
(kenaikan total kewajiban) dan kontrol persediaan (kenaikan total persediaan)
Prosedur Pengendalian secara umum yang terkait dengan
siklus pengeluaran
Auditor harus memahami bagaimana kecenderungan kelima kategori prosedur pengendalian dalam operasi transaksi siklus pengeluaran ini. Kelima kategori tersebut antara lain :
Auditor harus memahami bagaimana kecenderungan kelima kategori prosedur pengendalian dalam operasi transaksi siklus pengeluaran ini. Kelima kategori tersebut antara lain :
a)
Adanya otorisasi yang memadai
b)
Adanya pemisahan tugas
c)
Adanya dokumen dan catatan akuntansi
d)
Adanya akses kea rah pengendalian
e)
Pengecekan yang di lakukan oleh personel yang
independent
2.3
Tujuan Sistem Pengeluaran
a)
Menjamin barang dan jasa yang dipesan sesuai dengan yang dibutuhkan.
b)
Menerima barang dalam kondisi baik.
c)
Mengamankan barang hingga dibutuhkan.
d)
Menentukan faktur yang berkaitan barang dan jasa dengan benar.
e)
Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran dengan tepat.
f)
Mengirimkan uang ke pemasosk yang tepat.
g)
Menjamin semua pengeluaran kas berkaitan dengan pengeluaran yang telah
diijinkan.
h)
Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran kas dengan tepat dan akurat.
2.4 Fungsi-Fungsi Terkait Dalam Transaksi
Siklus Pengeluaran
Nama Fungsi Unit Organisasi Pemegang Fungsi
1.
Fungsi yang memerlukan pengeluaran kas. (misalnya untuk
pembelian jasa dan untuk biaya perjalanan dinas), fungsi yang bersangkutan
mengajukan permintaan cek kepada fungsi pencatatan utang. Permintaan cek ini
harus mendapat persetujuan dari kepala fungsi yang bersangkutan
2.
Fungsi pencatatan utang. Fungsi ini bertanggung jawab
atas pembuatan bukti kas keluar yang memberikan otorisasi kepada fungsi
keuangan dalam mengeluarkan cek yang tercantum dalam dokumen tersebut. Fungsi
ini juga bertanggung jawab untuk melakukan verifikasi kelengkapan dan validitas
dokumen pendukung yang dipakai sebagai dasar pembuatan bukti kas keluar
3.
Fungsi keuangan. Dalam transaksi pengeluaran kas,
fungsi ini bertanggungjawab untuk mengisi cek, meminta otorisasi atas cek, dan
mengirimkan cek kepada kreditur via pos atau membayarkan langsung kepada
kreditur
4.
Fungsi akuntansi biaya. Dalam transaksi pengeluaran
kas, fungsi ini bertanggungjawab atas pencatatan pengeluaran kas yang
menyangkut biaya dan persediaa
5.
Fungsi akuntansi umum. Dalam transaksi pengeluaran kas,
fungsi ini bertanggungjawab atas pencatatan transaksi pengeluaran kas dalam
jurnal pengeluaran kas atau register cek
6.
Fungsi audit intern. Fungsi ini bertanggung jawab untuk
melakukan perhitungan kas (cash count) secara periodik dan mencocokkan hasil
perhitungannya dengan saldo kas menurut catatan akuntansi (akun kas dalam buku
besar). Fungsi ini bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan secara
mendadak (surprised audit) terhadap saldo kas yang ada ditangan dan membuat
rekonsiliasi bank secara periodik
7.
Fungsi penerimaan kas Bagian pemasaran atau
bagian-bagian lain
- Bagian utang
- Bagian kasa
- Bagian akuntansi biaya
- Bagian akuntansi umum
- Bagian audit intern
- Bagian kasa
2.5 Ancaman
Dan Pengendalian Dalam Siklus Pengeluaran
Proses /Aktivitas
|
Ancaman
|
Prosedur pengendalian yang dapat diterapkan
|
Pesan barang
|
Mencegah kehabisan
atau kelebihan persediaan
|
Sistem
pengendalian persediaan; Catt persediaan perpetual; teknologi kode garis;
penghitungan persediaan secara periodik
|
Meminta barang yang
tidak dibutuhkan
|
Catt
persediaan perpetual yang akurat; persetujuan permintaan pembelian
|
|
Membeli
dgn harga yang dinaikkan
|
Meminta
penawaran kompetitif; gunakan pemasok yang disetujui; persetujuan pesanan
pembelian; pengendalian anggaran
|
|
Membeli
barang berkualitas rendah
|
Gunakan
vendor yang disetujui; awasi kinerja vendor; pengendalian anggaran
|
|
Membeli
dari pemasok yang tidak diotorisasi
|
Persetujuan
pesanan pembelian; batasi akses ke file utama pemasok
|
|
Komisi
(kickback)
|
Kebijakan;
mintalah bag. Pembelian untuk mengungkapkan kepentingan financial dengan
pemasok; audit vendor
|
|
Terima dan simpan barang
|
Menerima
barang yang tidak dipesan
|
Minta
bagian penerimaan untuk memverifikasi keberadaan pesanan pembelian yang valid
|
Membuat
kesalahan dalam penghitungan
|
Dokumentasikan
kinerja pegawai; insentif untuk penghitungan yang akurat
|
|
Mencuri
persediaan
|
Pengendalian
akses fisik; penghitungan periodic persediaan dan rekonsiliasi perhitungan
fisik dengan catt; dokumentasikan semua kiriman persediaan
|
|
Setujui dan bayar faktur dari vendor
|
Gagal
menagkap kesalahan dalam faktur dari vendor
|
Periksa
kembali akurasi faktur; training bagi pegawai bag. Utang usaha
|
Membayar
barang yang tidak diterima
|
Hanya
membayar faktur yang didukung oleh laporan penerimaan asli
|
|
Gagal
memanfaatkan diskon pembelian yang tersedia
|
Penyimpanan
file yang tepat; anggaran arus kas
|
|
Membayar
faktur yang sama 2x
|
Hanya membayar
faktur yang didukung oleh bundle voucher asli
|
|
Kesalahan
mencatat dan memasukkan data dalam utang usaha
|
Pengendalian
edit berbagai entri data dan pemrosesan
|
|
menyalahgunakan
kas, cek.
|
Batasi
akses ke cek kosong, mesin penandatangan cek; pemisahan tugas antara bagian
utang usaha dengan kasir; rekonsiliasi rek bank oleh orang yang independent
dari proses pengeluaran kas; alat perlindungan cek termasuk positive pay.
|
|
Pengendalian umum
|
Kehilangan data
|
Buat
cadangan dan rencana pemulihan dari bencana; pengendalian akses fisik dan
logis
|
Kinerja
kurang baik
|
Pembuatan
dan peninjauan ulang secara periodic; laporan kinerja yang memadai
|
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
SIA Adalah suatu komponen organisasi yang
mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan
informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan kepada pihak
eksternal (pajak, investor, kreditor) dan pihak internal ( manajemen, karyawan,
pemilik)
Siklus ini mencakup kegiatan pembelian dan pembayaran
dalam bentuk uang tunai. Siklus pengeluaran di perlukan untuk setiap Perusahaan
karena mempunyai tujuan sebagai berikut yaitu: 1) Menjamin barang dan jasa yang
dipesan sesuai dengan yang dibutuhkan. 2) Menerima barang dalam kondisi baik.
3) Mengamankan barang hingga dibutuhkan. 4) Menentukan faktur yang berkaitan
barang dan jasa dengan benar. 5) Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran
dengan tepat. 6) Mengirimkan uang ke pemasosk yang tepat. 7) Menjamin semua
pengeluaran kas berkaitan dengan pengeluaran yang telah diijinkan. 8) Mencatat
dan mengklasifikasikan pengeluaran kas dengan tepat dan akurat.
3.2 Saran
Demikian makalah yang
dapat kami susun, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk pembelajaran kedepannya.
Kami harap ada perbaikan lebih terhadap isi dan konten dari makalah ini,
DAFTAR PUSTAKA
Monica
. 2012 . “ Siklus Pengeluaran Kas “. http://monicaganda.blogspot.com/2012/04/siklus-pengeluaran-kas.html.
Diakses Tanggal 06 Oktober 2013
Priyo
. 2011 . “ Siklus Pengeluaran Pembelian
Dan Pengeluaran Kas “. priyohanweersyah.blogspot.com/2011/12/siklus-pengeluaran-pembelian-dan.html.
Diakses Tanggal 06 Oktober 2013
Aldi
. 2011 . “ Siklus Pendapatan Dan Penjualan
Dan Pengeluaran Kas “. http://aldijibrillatief.blogspot.com/2010/11/siklus-pendapatan-penjualan-dan.html.
Diakses Tanggal 06 Oktober 2013
Muzdalifah
. 2011 . “ Siklus Pengeluaran Pembelian
Dan Pengeluaran Kas “. http://craftivaa.blogspot.com/2011/11/siklus-pengeluaran-pembelian-dan.html.
Diakses Tanggal 06 Oktober 2013
Yana
. 2012 . “ sistem pengeluaran “ . http://yana-anggraini.blogspot.com/2012/09/sistem-pengeluaran-sia_14.html.
Diakses Tanggal 06 Oktober 2013
Rebat FBS TERBESAR – Dapatkan pengembalian rebat atau komisi
BalasHapushingga 70% dari setiap transaksi yang anda lakukan baik loss maupun
profit,bergabung sekarang juga dengan kami
trading forex fbsasian.com
-----------------
Kelebihan Broker Forex FBS
1. FBS MEMBERIKAN BONUS DEPOSIT HINGGA 100% SETIAP DEPOSIT ANDA
2. FBS MEMBERIKAN BONUS 5 USD HADIAH PEMBUKAAN AKUN
3. SPREAD FBS 0 UNTUK AKUN ZERO SPREAD
4. GARANSI KEHILANGAN DANA DEPOSIT HINGGA 100%
5. DEPOSIT DAN PENARIKAN DANA MELALUI BANL LOKAL
Indonesia dan banyak lagi yang lainya
Buka akun anda di fbsasian.com
-----------------
Jika membutuhkan bantuan hubungi kami melalui :
Tlp : 085364558922
BBM : fbs2009