Kamis, 17 Oktober 2013

Siklus Pencatatan Transaksi

kata pengantar

Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Penulis menyadari bahwa tanpa dorongan dari semua pihak, maka penulisan makalah ini tidak akan lancar. Penulis menyadari bahwa penulisan Makalah ini masih jauh sekali dari sempurna, untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan dimasa yang akan datang.
Akhir kata semoga makalah ini dapat berguna bagi penulis  khususnya dan bagi pembaca yang berminat pada umumya.
      
        Pamekasan, 08 Oktober 2013
           

               Penulis

Daftar Isi
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I  PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B.  Rumusan Masalah
C. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
A. Siklus Pencatatan Transaksi pada Akuntansi
B. Bukti Transaksi
C. Pencatatan Dalam Jurnal
D. Pemindahabukuan Ke Buku Besar
BAB III PENUTUP
3.1 Penutup
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar belakang
Siklus Akutansi Adalah proses yg berjalan terus dan berulang kembali mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan penyusunan laporan keuangan.
Bila digambarkan dapat dilihat sebagai berikut.
Transaksi --> Pencatatan --> Penggolongan --> Pengikhtisaran --> Laporan Akuntansi --> Menganalisa dan Menginterprestasikan --> Pihak Pemakai ( Intern & Extern ).

B.  Rumusan Masalah
Dalam penulisan ini, penyusun membahas tentang bagaimana proses siklus pncatatan transaksi yang terjadi

C.  Tujuan
Dalam penyusunan ini, penyusun menggunakan metode studi kepustakaan, yakni membaca, memahami, dan membuat resume tentang siklus pencatatan transaksi


BAB II
PEMBAHASAN

A.  Siklus Pencatatan Transaksi pada Akuntansi
Siklus Akutansi Adalah proses yg berjalan terus dan berulang kembali mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan penyusunan laporan keuangan. Siklus akutansi sendiri terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut .
Tahap Pencatatan :
1.      Pembuatan atau penerimaan bukti transaksi.
2.      Pencatatan dalam jurnal (buku harian).
3.      Pemindahan-bukuan (posting) ke buku besar.
Tahap Pengikhtisaran :
4.      Pembuatan neraca saldo (trial balance)
5.      Pembuatan neraca lajur dan jurnal penyesuaian (adjusment).
6.      Penyusunan laporan keuangan.
7.      Pembuatan jurnal penutup (closing entries)
8.      Pembuatan neraca saldo penutup (post closing trial balance)
9.      Pembuatan jurnal balik (reversing entries)

B.  Bukti Transaksi
Langkah pertama dalam siklus akuntansi adalah analisis bukti transaksi dan kejadian tertentu lainnya. Transaksi adalah setiap kejadian yang mengubah posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan atau lembaga. Transaksi-transaksi tersebut seperti transaksi penjualan, pembelian, transaksi-transaksi mengenai biaya dan hubungannya dengan bank di catat dalam bukti formil kemudian dikumpulkan secara sistematis sebagai dasar pencatatan selanjutnya
Setiap transaksi perlu ada buktinya. Kegunaan bukti transaksi adalah untuk memastikan ke habsahan transaksi yg di catat. bukti-bukti yg di buat dan di sediakan oleh perusahaan sendiri di sebut bukti intern,bukti-bukti yg berasal dari luar perusahaan di sebut bukti ekstern. Pencatatan transaksi tersebut merupakan dasar penyususnan laporan keuangan. Suatu transaksi dapat dicatat dalam akuntansi apabila transaksi tersebut dapat dinilai dengan uang. Misalnya, pembelian barang baik secara tunai maupun kredit.
Sumber bukti pencatatan dapat dibedakan menjadi seperti di bawah ini :
Ä Bukti intern merupakan bukti pencatatan transaksi yang dilakukan di lingkungan perusahaan itu sendiri. Misalnya, memo pencatatan antar bagian atau manager dengan bagian – bagian yang ada di perusahaan.
Ä Bukti ekstern adalah bukti pencatatan transaksi yang berhubungan dengan pihak di luar perusahaan. Misalnya, bukti pengeluaran kas, faktur pembelian / penjualan dan pembayaran upah, nota, kwitans, nota kredit dan cek,

C.  Pencatatan Dalam Jurnal
Setelah mendokumenkan bukti transaksi, langkah selanjutnya adalah mencatat transaksi dalam buku harian atau jurnal. Buku–buku harian tersebut minimal terdiri dari buku kas, buku penjualan, dan buku pembelian. Buku jurnal adalah media untuk mencatat transaksi secara kronologis (urut waktu).
Dalam akuntansi, Jurnal adalah suatu buku di mana transaksi-transaksi bisnis dicatat secara kronologis pada prosedur pembukuan sebelum dimasukkan ke dalam buku besar
  a)      Jurnal Umum. Bentuk atau format buku jurnal sebagai tempat mencatat transaksi pada setiap perusahaan berbeda satu dengan yang lainnya. Contoh Jurnal Umum :
Tanggal
Keterangan/Akun
Ref
Debet
Kredit



















  b)      Jurnal khusus. Dipergunakan untuk mencatat transaksi-transaksi secara spesifik berdasarkan jenis, sesuai kebutuhan perusahaan. Jenis jurnal khusus yang sering dipergunakan adalah:
  •  Jurnal penjualan (Sales Journal). Berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi penjualan barang dagangan yang dilakukan secara kredit. Contoh Jurnal Penjualan : 
  • Jurnal penerimaan kas (Cash Receives Journal). Berfungsi sebagai tempat mencatat semua transaksi penerimaan kas. Contoh kolom Jurnal Penerimaan Kas : Jurnal pengeluaran kas (Cash Payments Journal). Berfungsi sebagai tempat mencatat semua transaksi pengeluaran kas. Contoh Jurnal Pengeluaran Kas :  
  • Jurnal Pembelian (Purchases Journal). Jurnal pembelian berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi pembelian barang yang dilakukan secara kredit.  Contoh Jurnal Khusus Pembelian : 
 D.  Pemindahabukuan Ke Buku Besar
Setelah bukti transaksi dicatat dalam jurnal, tahap selanjutnya adalah memindahkan data yg terdapat dalam jurnal ke dalam akun-akun bersangkutan di buku besar. Buku Besar adalah buku yang berisi semua rekening-rekening (kumpulan rekening) yang ada dalam laporan keuangan. Buku ini mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing rekening dan pada akhir periode akan tampak saldo dari rekening-rekening tersebut. Setiap transaksi yang telah dicatat dalam jurnal akan diposting atau dipindahkan ke Buku Besar secara berkala.
Tahap ini di sebut pemindahanbukuan (posting)
Urutan yg harus di ikuti dalam menganalisis setiap transaksi adalah sebagai berikut :
  •   Tentukan jenis akun yg di pengaruhi oleh transaksi (akun aktiva,kewajiban,modal,pendapatan,atau beban). 
  • Tentukan akibat transaksi terhadap akun (bertambah atau berkurang)
  • Tentukan debit atau kredit atas akun yg di pengaruhi oleh transaksi.
  • Catatan debit atas kredit dalam jurnal umum.
Bentuk Akun Buku Besar T yang cukup lengkap berbentuk sebagai berikut:
Nama Rekening                      No. ………
Debet                                      Kredit
Tgl. 
Keterangan  
Ref. 
Jumlah  
Tgl. 
Keterangan  
Ref. 
Jumlah  

























 
BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Siklus Akuntansi adalah suatu proses pembuatan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode tertentu. Dimulai dengan terjadinya transaksi transaksi yang dicatat dan dikumpulkan secara sistematis.
Transaksi-transaksi yang beranekaragam sifatnya, umumnya dicatat dalam bukti-bukti formil yang catatan-catatan selanjutnya.
Dari bukti-bukti asli tersebut kemudian diadakan dalam Buku Harian (jurnal) . Selanjutnya dipindahkan ke Buku Besar (Ledger). Pemindahan Buku Harian ke Buku Besar merupakan klasifikasi menurut sifat masing-masing transaksi dalam perkiraan-perkiraan. Disamping Buku Besar terdapat pula Tambahan (Sub Ledger) yang memperinci tiap gabungan dalam Buku Besar. Buku Tambahan ini antara lain Buku Piutang, Buku Hutang, Buku Persediaan, dan lain – lain.
Pada akhir tahun suatu masa (akhir tahun) atau akhir setengah tahun dari buku daftar kertas kerja (Work Sheet) yang memuat semua perkiraan dalam buku Besar. Kertas Kerja ini sekaligus dipakai untuk menyusun Perhitungan Laba-Rugi dan Neraca setelah diadakan pembetulan-pembetulan seperlunya dan pemindahan pos-poss tertentu yang disebut dengan penyesuaian (adjustment).Setelah Kertas Kerja selesai disusunlah Laporan Keuangan berupa Neraca, Laporan Laba Rugi, dan Laporan Perubahan Posisi Keuangan

B.  Saran
Demikian makalah yang dapat kami susun, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk pembelajaran kedepannya. Kami harap ada perbaikan lebih terhadap isi dan konten dari makalah ini,


DAFTAR PUSTAKA
Arvan . 2012 . “ Siklus Pencatatan Transaksi ”. http://arvanbones.blogspot.com/2012/10/siklus-pencatatan-transaksi.html. Diakses tanggal 08 Oktober 2013
BSI . 2013 . “ Siklus Akuntansi Tahap Pencatatan ” . http://mahasiswabsi-blog.blogspot.com/2013/04/siklus-akuntansi-tahap-pencatatan.html. Diakses tanggal 08 Oktober 2013
Raharja, Dian . 2013 . : ” Memahami Langkah-Langkah dalam Proses Pencatatan (Akuntansi)“. http://banten-blogger.blogspot.com/2013/02/memahami-langkah-langkah-dalam-proses.html#chitika_close_button. Diakses tanggal 08 Oktober 2013
Wahyudi . 2011 . “ Siklus Atau Proses Pencatatan Akuntansi “ . http://wahyudialifkecil.blogspot.com/2011/06/siklus-atau-proses-pencatatan-akuntansi.html Diakses tanggal 08 Oktober 2013



Tidak ada komentar:

Posting Komentar