kata pengantar
Puji
syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang melimpahkan
rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan
makalah ini dengan baik.
Penulis
menyadari bahwa tanpa dorongan dari semua pihak, maka penulisan makalah ini
tidak akan lancar. Penulis menyadari bahwa penulisan Makalah ini masih jauh
sekali dari sempurna, untuk itu penulis mohon kritik dan saran yang bersifat
membangun demi kesempurnaan penulisan dimasa yang akan datang.
Akhir
kata semoga makalah ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan bagi pembaca yang berminat pada
umumya.
Pamekasan, 08 Oktober 2013
Penulis
Daftar Isi
HALAMAN
JUDUL
KATA
PENGANTAR
DAFTAR
ISI
BAB
I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
B.
Rumusan Masalah
C.
Tujuan
BAB
II PEMBAHASAN
A.
Siklus Pencatatan
Transaksi pada Akuntansi
B.
Bukti Transaksi
C.
Pencatatan
Dalam Jurnal
D. Pemindahabukuan
Ke Buku Besar
BAB
III PENUTUP
3.1
Penutup
3.2
Saran
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang
Siklus Akutansi Adalah proses yg berjalan terus dan
berulang kembali mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan penyusunan
laporan keuangan.
Bila digambarkan dapat dilihat
sebagai berikut.
Transaksi
--> Pencatatan --> Penggolongan --> Pengikhtisaran --> Laporan
Akuntansi --> Menganalisa dan Menginterprestasikan --> Pihak Pemakai (
Intern & Extern ).
B. Rumusan
Masalah
Dalam penulisan ini, penyusun membahas tentang
bagaimana proses siklus pncatatan transaksi yang terjadi
C. Tujuan
Dalam penyusunan ini,
penyusun menggunakan metode studi kepustakaan, yakni membaca, memahami, dan
membuat resume tentang siklus pencatatan transaksi
BAB II
PEMBAHASAN
A. Siklus Pencatatan Transaksi pada Akuntansi
Siklus Akutansi Adalah proses
yg berjalan terus dan berulang kembali mulai dari terjadinya transaksi sampai
dengan penyusunan laporan keuangan. Siklus akutansi sendiri terdiri dari
kegiatan-kegiatan sebagai berikut .
Tahap
Pencatatan :
1.
Pembuatan atau
penerimaan bukti transaksi.
2.
Pencatatan
dalam jurnal (buku harian).
3.
Pemindahan-bukuan
(posting) ke buku besar.
Tahap
Pengikhtisaran :
4.
Pembuatan
neraca saldo (trial balance)
5.
Pembuatan
neraca lajur dan jurnal penyesuaian (adjusment).
6.
Penyusunan laporan
keuangan.
7.
Pembuatan
jurnal penutup (closing entries)
8.
Pembuatan
neraca saldo penutup (post closing trial
balance)
9.
Pembuatan
jurnal balik (reversing entries)
Langkah pertama
dalam siklus akuntansi adalah analisis bukti transaksi dan kejadian tertentu
lainnya. Transaksi adalah setiap kejadian yang mengubah posisi keuangan dan
hasil usaha perusahaan atau lembaga. Transaksi-transaksi tersebut seperti
transaksi penjualan, pembelian, transaksi-transaksi mengenai biaya dan
hubungannya dengan bank di catat dalam bukti formil kemudian dikumpulkan secara
sistematis sebagai dasar pencatatan selanjutnya
Setiap transaksi perlu ada buktinya. Kegunaan bukti transaksi adalah untuk
memastikan ke habsahan transaksi yg di catat. bukti-bukti yg di buat dan di
sediakan oleh perusahaan sendiri di sebut bukti intern,bukti-bukti yg berasal
dari luar perusahaan di sebut bukti ekstern. Pencatatan transaksi
tersebut merupakan dasar penyususnan laporan keuangan. Suatu transaksi dapat
dicatat dalam akuntansi apabila transaksi tersebut dapat dinilai dengan uang.
Misalnya, pembelian barang baik secara tunai maupun kredit.
Sumber
bukti pencatatan dapat dibedakan menjadi seperti di bawah ini :
Ä Bukti
intern merupakan bukti pencatatan transaksi yang dilakukan di lingkungan
perusahaan itu sendiri. Misalnya, memo pencatatan antar bagian atau manager
dengan bagian – bagian yang ada di perusahaan.
Ä Bukti
ekstern adalah bukti pencatatan transaksi yang berhubungan dengan pihak di luar
perusahaan. Misalnya, bukti pengeluaran kas, faktur pembelian / penjualan dan
pembayaran upah, nota, kwitans, nota kredit dan cek,
C. Pencatatan Dalam Jurnal
Setelah
mendokumenkan bukti transaksi, langkah selanjutnya adalah mencatat transaksi
dalam buku harian atau jurnal. Buku–buku harian tersebut minimal terdiri dari
buku kas, buku penjualan, dan buku pembelian. Buku jurnal adalah media untuk
mencatat transaksi secara kronologis (urut waktu).
Dalam akuntansi, Jurnal
adalah suatu buku di mana transaksi-transaksi bisnis dicatat secara kronologis
pada prosedur pembukuan sebelum dimasukkan ke dalam buku besar
a) Jurnal Umum. Bentuk atau format buku
jurnal sebagai tempat mencatat transaksi pada setiap perusahaan berbeda satu
dengan yang lainnya. Contoh Jurnal Umum :
|
Tanggal
|
Keterangan/Akun
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
b) Jurnal khusus. Dipergunakan untuk
mencatat transaksi-transaksi secara spesifik berdasarkan jenis, sesuai
kebutuhan perusahaan. Jenis jurnal khusus yang sering dipergunakan adalah:
- Jurnal penjualan (Sales Journal). Berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi penjualan barang dagangan yang dilakukan secara kredit. Contoh Jurnal Penjualan :
- Jurnal penerimaan kas (Cash Receives Journal). Berfungsi sebagai tempat mencatat semua transaksi penerimaan kas. Contoh kolom Jurnal Penerimaan Kas : Jurnal pengeluaran kas (Cash Payments Journal). Berfungsi sebagai tempat mencatat semua transaksi pengeluaran kas. Contoh Jurnal Pengeluaran Kas :
- Jurnal Pembelian (Purchases Journal). Jurnal pembelian berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi pembelian barang yang dilakukan secara kredit. Contoh Jurnal Khusus Pembelian :
D. Pemindahabukuan Ke Buku Besar
Setelah bukti
transaksi dicatat dalam jurnal, tahap selanjutnya adalah memindahkan data yg
terdapat dalam jurnal ke dalam akun-akun bersangkutan di buku besar. Buku Besar adalah buku yang berisi
semua rekening-rekening (kumpulan rekening) yang ada dalam laporan keuangan.
Buku ini mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada masing-masing rekening
dan pada akhir periode akan tampak saldo dari rekening-rekening tersebut.
Setiap transaksi yang telah dicatat dalam jurnal akan diposting atau
dipindahkan ke Buku Besar secara berkala.
Tahap ini di
sebut pemindahanbukuan (posting)
Urutan yg harus
di ikuti dalam menganalisis setiap transaksi adalah sebagai berikut :
- Tentukan jenis akun yg di pengaruhi oleh transaksi (akun aktiva,kewajiban,modal,pendapatan,atau beban).
- Tentukan akibat transaksi terhadap akun (bertambah atau berkurang)
- Tentukan debit atau kredit atas akun yg di pengaruhi oleh transaksi.
- Catatan debit atas kredit dalam jurnal umum.
Bentuk Akun Buku Besar T yang cukup
lengkap berbentuk sebagai berikut:
Nama
Rekening No. ………
Debet Kredit
|
Tgl.
|
Keterangan
|
Ref.
|
Jumlah
|
Tgl.
|
Keterangan
|
Ref.
|
Jumlah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Siklus Akuntansi adalah suatu proses pembuatan laporan keuangan
perusahaan untuk suatu periode tertentu. Dimulai dengan terjadinya transaksi
transaksi yang dicatat dan dikumpulkan secara sistematis.
Transaksi-transaksi
yang beranekaragam sifatnya, umumnya dicatat dalam bukti-bukti formil yang
catatan-catatan selanjutnya.
Dari bukti-bukti asli
tersebut kemudian diadakan dalam Buku Harian (jurnal) . Selanjutnya dipindahkan
ke Buku Besar (Ledger). Pemindahan Buku Harian ke Buku Besar merupakan
klasifikasi menurut sifat masing-masing transaksi dalam perkiraan-perkiraan.
Disamping Buku Besar terdapat pula Tambahan (Sub Ledger) yang memperinci tiap
gabungan dalam Buku Besar. Buku Tambahan ini antara lain Buku Piutang, Buku
Hutang, Buku Persediaan, dan lain – lain.
Pada akhir tahun suatu
masa (akhir tahun) atau akhir setengah tahun dari buku daftar kertas kerja
(Work Sheet) yang memuat semua perkiraan dalam buku Besar. Kertas Kerja ini
sekaligus dipakai untuk menyusun Perhitungan Laba-Rugi dan Neraca setelah
diadakan pembetulan-pembetulan seperlunya dan pemindahan pos-poss tertentu yang
disebut dengan penyesuaian (adjustment).Setelah Kertas Kerja selesai disusunlah
Laporan Keuangan berupa Neraca, Laporan Laba Rugi, dan Laporan Perubahan Posisi
Keuangan
B.
Saran
Demikian makalah yang
dapat kami susun, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk pembelajaran kedepannya.
Kami harap ada perbaikan lebih terhadap isi dan konten dari makalah ini,
DAFTAR PUSTAKA
Arvan . 2012 . “ Siklus Pencatatan Transaksi ”. http://arvanbones.blogspot.com/2012/10/siklus-pencatatan-transaksi.html. Diakses tanggal 08 Oktober 2013
BSI . 2013 . “ Siklus Akuntansi Tahap Pencatatan ” .
http://mahasiswabsi-blog.blogspot.com/2013/04/siklus-akuntansi-tahap-pencatatan.html.
Diakses tanggal 08 Oktober 2013
Raharja, Dian . 2013 . : ” Memahami
Langkah-Langkah dalam Proses Pencatatan (Akuntansi)“. http://banten-blogger.blogspot.com/2013/02/memahami-langkah-langkah-dalam-proses.html#chitika_close_button. Diakses tanggal 08 Oktober 2013
Wahyudi . 2011 . “ Siklus Atau Proses Pencatatan Akuntansi
“ . http://wahyudialifkecil.blogspot.com/2011/06/siklus-atau-proses-pencatatan-akuntansi.html Diakses tanggal 08 Oktober 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar